BANDUNG BARAT, WartaUpdate.id – Duka mendalam masih menyelimuti Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Hingga Selasa (27/1/2026), operasi SAR gabungan terus berpacu dengan waktu untuk mencari warga yang masih tertimbun material longsor.
Memasuki hari keempat pencarian, jumlah korban jiwa yang berhasil dievakuasi terus bertambah, membawa kenyataan pahit bagi keluarga yang menanti kepastian di posko darurat.
Operasi SAR: Fokus di Tiga Klaster Utama
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, melaporkan bahwa tim di lapangan berhasil mengevakuasi empat kantong jenazah baru pada hari ini dari beberapa titik berbeda.
Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, tim membagi area menjadi tiga klaster pencarian (A, B, dan C).
“Alat berat juga telah kami turunkan untuk mempercepat proses pembersihan material dan pencarian korban,” ungkap Incident Commander, Ade Zakir.
Data Terkini Evakuasi Korban:
Total Jenazah Dievakuasi: 43 Kantong Jenazah.
Teridentifikasi Resmi (DVI): 33 Jenazah.
Masih dalam Pencarian: Diperkirakan 37-45 jiwa (data terus divalidasi).
Proses Identifikasi dan Validasi Data
Tim Disaster Victim Identification (DVI) bekerja keras melakukan proses identifikasi melalui metode sidik jari, data e-KTP, hingga sampel DNA.
Dari jenazah yang telah teridentifikasi, para korban diketahui berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, wiraswasta, hingga anggota TNI.
Ade Zakir menekankan bahwa data jumlah korban masih bersifat dinamis.
“Data masih naik turun karena kami terus memvalidasi dengan para RW. Ada warga yang sempat tercatat hilang namun ternyata sedang berada di luar kota saat kejadian. Kami ingin memastikan data ini akurat,” jelasnya.
Imbauan bagi Keluarga Korban
Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Pol Iwansyah, mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Pos DVI.
Informasi sekecil apa pun sangat berarti untuk mempercepat identifikasi, seperti:
Ciri Fisik Khusus (tanda lahir, bentuk jari).
Properti Terakhir (pakaian, cincin, kalung, atau barang pribadi lainnya).
Data Antemortem (pencocokan DNA dari keluarga inti seperti orang tua atau anak).
Gotong Royong untuk Pasirlangu
Saat ini, terdapat sekitar 34 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung. Pemerintah daerah bersama Disdukcapil tengah melengkapi data NIK para korban untuk memudahkan penyaluran santunan dan pengurusan hak waris di masa depan.
Mari kita kirimkan doa terbaik bagi para korban, kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan, serta keselamatan bagi seluruh tim relawan dan SAR yang tengah bertugas di medan bencana.
( Red )



















