Purwakarta – Pelaksanaan acara perpisahan siswa kelas XII di SMKN 1 Bojong kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, kegiatan yang terlihat meriah dengan panggung besar dan keramaian tersebut dinilai bertolak belakang dengan arahan Gubernur Jawa Barat yang sebelumnya meminta agar kegiatan perpisahan sekolah dilaksanakan sederhana dan tidak berlebihan.
Dalam berbagai kesempatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengingatkan sekolah agar tidak menggelar acara yang terlalu mewah ataupun membebani orang tua siswa. Namun fakta di lapangan justru memunculkan pertanyaan publik setelah video kegiatan ramai beredar di media sosial.
Warga menilai kegiatan tersebut terkesan mengabaikan imbauan pemerintah. Bahkan sebagian masyarakat mempertanyakan apakah aturan hanya berlaku untuk sebagian sekolah saja, sementara di lapangan masih ada kegiatan yang dibuat meriah dan mengundang perhatian luas.
Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah Esa Komala menyampaikan bahwa agenda resmi pelepasan siswa telah dilakukan secara sederhana di lingkungan sekolah pada Selasa (05/05/2026). Namun dokumentasi yang beredar tetap memicu berbagai reaksi dari masyarakat.
Publik berharap ada evaluasi dan pengawasan lebih tegas dari pihak terkait agar aturan yang telah disampaikan pemerintah benar-benar dijalankan, bukan hanya sekadar imbauan di atas kertas.
















