Bekasi, WartaUpdate.id – Relawan Dapur MBG (Bunga) nama samaran , di duga menjadi korban kekerasan seksual (Rudapaksa) oleh KA SPPG Dapur MBG Di Bekasi.
Kejadian Kekerasan Seksual yang di alami (Bunga) terjadi di dalam Dapur MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Setia Asih yang berdomisili di jalan KH. Achmad Djunaidi RT. 01 RW.08, kampung penggarutan , Kelurahan Setia Asih , Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi sekira pukul 04.30 WiB.
Menurut informasi yang di terima warta update dari (Bunga), Kejadian yang menimpa dirinya spontan terjadi saat selesai menjalankan aktifitas Di Dapur MBG SPPG Setia Asih.
Terduga Pelaku (GR) yang menjabat sebagai kepala SPPG Di Dapur MBG setia Asih Menyerang tiba tiba-tiba dengan memeluk (Bunga) dan memaksa untuk melakukan hubungan badan.
Perlawanan yang dilakukan (bunga) demi menjaga kehormatan nya berakhir pilu saat (GR) dapat dengan paksa melampiaskan Nafsu bejat nya.
Masih menurut (bunga) kejadian Naas itu terjadi saat semua relawan dapur telah meninggalkan lokasi dapur MBG karena telah selesai mempersiapkan menu yang akan di salurkan ke penerima ” manfaat” dan (bunga) sebagai orang terakhir meninggal kan lokasi dapur untuk pulang ke rumah orangtua nya yang saat ini bunga bertempat tinggal.
Bunga” menambah kan, saat mau beranjak ke parkiran, tiba tiba (GR) mendekati dan menarik dirinya ke salah satu ruangan dan memaksa dengan cara memeluk paksa, sehingga (bunga) tak kuasa saat semua terjadi dan tak pernah terbayangkan (bunga) mendapatkan perlakuan keji dari atasan nya sendiri ” Pilu mas dan sampai sekarang masih trauma kalau mengingat kejadian itu” Isak bunga.
Derita batin dari keluarga bunga
Senada juga di sampaikan ibu (bunga) 57 tahun, Kepada wartawan Media ini , Putri dari hasil pernikahan Dari sang suami yang saat ini bekerja di luar negeri harus menelan pil pahit atas kejadian ini ” Hancur lah masa depan putri kami mas” ungkap nya.
Niat (bunga) bekerja di dapur MBG tersebut untuk menabung dan mengumpulkan modal ” kelak nanti hasil tabungan dari gaji akan jadi modal usaha” , tapi Nasib berkata lain “Entah bisikan apa yang ada di benak (GR) sehingga tega melakukan itu”, dan akibat kejadian tersebut akhirnya (bunga) Harus berhenti dari pekerjaan dari dapur MBG Setia Asih karena trauma dan malu dangan teman – teman relawan yang lain” tutup nya.
Sampai saat berita ini ditayangkan belum ada klarifikasi dari pihak SPPG atau dapur MBG Setia Asih tersebut memberikan keterangan.
( Red )
















