Subang, WartaUpdate.id – Bantuan pemerintah di tahun 2018 yang diperuntukkan untuk ketahanan pangan dengan jumlah RP 200.000.000 yang di salurkan ke Desa Tanjung wangi Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang Menuai kontroversi di tengah tengah masyarakat.
Dana yang digelontorkan Pemerintah demi Memaksimalkan pendapatan Hasil untuk menopang Ketahanan pangan Desa Tanjung wangi Menjadi Catatan Buruk karena Peruntukan nya Menuai Hasil Minus.
Hasi investigasi WartaUpdate dari beberapa sumber yang enggan di sebut Selasa (29-Juni-2026) Bahwa ketahanan pangan Tahun 2018 Sampai saat ini menjadi misteri.
“Perolehan Dana untuk ketahanan pangan di tahun 2018 itu di koordinasi kan oleh Mantan Kadus (AK) berbentuk Ternak yaitu Sapi dan Mesin Pengolah Pupuk organik Serta Cator (Kendaraan roda tiga) kini lenyap bak ditelan bumi”tuturnya.
“Iya menambahkan, awal Perolehan Dana Tahun 2018 sampai ke tahun 2022 semua masih berjalan baik baik saja.perawatan dan pemeliharaan bantuan yang sudah di bagi menjadi beberapa pengadaan masih terpaku sesuai tupoksi.Gabungan kelompok tani (Gapoktan)saat itu belum ada komentar negatif dengan kata lain berjalan sesuai rencana” tambah nya.
Permasalahan terkait Bantuan ketahanan pangan tersebut timbul setelah memasuki Tahun 2022,Sapi yang di rawat Kelompok tani (Koptan) di jual oleh Mantan Kadus Yang saat ini mencalonkan Kepala desa”
“Hasil penjualan sapi tersebut sampai saat ini masih jadi tanda tanya oleh beberapa warga Desa tanjung wangi Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang”
Klarifikasi atau info dari beberapa anggota kelompok tani pada saat itu juga simpang siur terkait uang hasil penjualan sapi yang di perkirakan puluhan juta di
Mantan Kadus(AK) yang terlibat langsung penjualan sapi juga seingat kami belum pernah memaparkan ke warga hasil jual sapi tersebut diperuntukkan kemana atau untuk apa , Namun kabar yang kami terima Dari PEMDES Tanjung wangi bahwa permasalahan itu sudah di audit Oleh Inspektorat Daerah (IRDA),tapi sejauh mana hasil nya kami belum mendapatkan informasi tindak lanjutnya” tutup nya.
Sampai berita ini di turunkan Redaksi, wartawan Media ini belum mendapat konfirmasi dari beberapa pihak terkait.
Team Media WartaUpdate saat menyambangi Kantor Kepala Desa tanjung wangi Selasa (29-Juni-2026) untuk meminta informasi,Namun sang Kades (kepala Desa) ada di luar kota karena proses menjalani cuti.
Mantan Kadus (AK) yang menjadi kunci informasi prihal Penjualan Sapi yang bersumber dari Dinas pertanian Kabupaten Subang Belum berhasil ditemui.
Ajat Sudrajat (Sekretaris Desa) Tanjung wangi saat dihubungi melalui pesan (WA) belum memberikan tanggapan kepada WartaUpdate .
( Nuhdarwin / Red )
















