• Latest
  • Trending
Efisiensi Anggaran Pendidikan: Ancaman Baru bagi Literasi Nasional?

Efisiensi Anggaran Pendidikan: Ancaman Baru bagi Literasi Nasional?

March 7, 2025
Susane Febriyati Suryakartalegawa S.H. , Ketua Majelis Adat Sumedang larang Desak Keterbukaan Data Proyek Geotermal Gunung Tampomas

Susane Febriyati Suryakartalegawa S.H. , Ketua Majelis Adat Sumedang larang Desak Keterbukaan Data Proyek Geotermal Gunung Tampomas

June 2, 2026
Dankodiklatad Letjen TNI Mohammad Hasan Turut Menghadiri Pemakaman Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

Dankodiklatad Letjen TNI Mohammad Hasan Turut Menghadiri Pemakaman Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

June 2, 2026
Cegah Tindak Kejahatan, Polsek Kemayoran Gelar Patroli Stasioner

Cegah Tindak Kejahatan, Polsek Kemayoran Gelar Patroli Stasioner

May 31, 2026
Gudang Rongsok Dilalap Si Jago Merah Ludes Terbakar !

Gudang Rongsok Dilalap Si Jago Merah Ludes Terbakar !

May 30, 2026
Bina Marga Jawa barat Lamban Tangani Drainase Jalan M. Toha Warga Keluhkan Dan Mengadu Ke KDM Bapak Aing

Bina Marga Jawa barat Lamban Tangani Drainase Jalan M. Toha Warga Keluhkan Dan Mengadu Ke KDM Bapak Aing

May 30, 2026
Miris… ! Relawan Dapur MBG di Duga jadi Korban Kekerasan Seksual Oleh KA SPPG Di Kabupaten Bekasi

Miris… ! Relawan Dapur MBG di Duga jadi Korban Kekerasan Seksual Oleh KA SPPG Di Kabupaten Bekasi

May 28, 2026
Bupati Bandung Dadang Supriatna Menyaksikan Pemotongan Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo

Bupati Bandung Dadang Supriatna Menyaksikan Pemotongan Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo

May 28, 2026
Bupati Indramayu Lucky Hakim Menyatakan Penyerahan Pengelolaan RSUD Patrol kepada Pemprov Jabar

Bupati Indramayu Lucky Hakim Menyatakan Penyerahan Pengelolaan RSUD Patrol kepada Pemprov Jabar

May 26, 2026
Eks Wamenaker “Noel” Dituntut 5 Tahun Penjara Oleh JPU , Bacakan Pleidoi Hari Ini

Eks Wamenaker “Noel” Dituntut 5 Tahun Penjara Oleh JPU , Bacakan Pleidoi Hari Ini

May 25, 2026
Kota Bandung Jadi Lautan Biru Di Kepung Ribuan BOBOTOH ! Sambut Konvoi Persib Juara

Kota Bandung Jadi Lautan Biru Di Kepung Ribuan BOBOTOH ! Sambut Konvoi Persib Juara

May 24, 2026
Imigrasi Jakbar Berhasil Menangkap 4 WNA Pelaku Penipuan Berkedok Aplikasi Pembayaran

Imigrasi Jakbar Berhasil Menangkap 4 WNA Pelaku Penipuan Berkedok Aplikasi Pembayaran

May 22, 2026
Pengunjung Rutan Salemba Selundupkan Norkoba Jenis Sabu Saat Lakukan Kunjungan Ke Napi

Pengunjung Rutan Salemba Selundupkan Norkoba Jenis Sabu Saat Lakukan Kunjungan Ke Napi

May 22, 2026
Retail
Tuesday, June 2, 2026
  • Home
    • Home – Layout 1
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
    • Otomotif
    • Iklan
    • Kesehatan
  • Peristiwa
  • TNI & Polri
  • Agama
  • Internasional
  • Politik
  • Umum
  • Wisata Religi
  • Pemerintahan
No Result
View All Result
Warta Update
No Result
View All Result
Home Nasional

Efisiensi Anggaran Pendidikan: Ancaman Baru bagi Literasi Nasional?

Admin Warta007 by Admin Warta007
March 7, 2025
in Nasional
0
Efisiensi Anggaran Pendidikan: Ancaman Baru bagi Literasi Nasional?
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Literasi merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan kemajuan suatu bangsa. Namun, berdasarkan laporan Programme for International Student Assessment (PISA) yang dirilis oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Indonesia masih berada di peringkat terbawah dalam tingkat literasi dibandingkan negara lain, yaitu peringkat ke 66 dari 81 negara. Salah satu faktor utama yang menyebabkan rendahnya literasi di Indonesia adalah keterbatasan fasilitas pendidikan, terutama akses terhadap buku dan perpustakaan.

Data dari Perpustakaan Nasional menunjukkan bahwa rasio perpustakaan terhadap jumlah penduduk masih sangat timpang, terutama di daerah terpencil. Menurut data tahun 2022, Indonesia memiliki sekitar 164.610 perpustakaan, namun distribusinya tidak merata dengan sebagian besar perpustakaan terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara daerah-daerah terpencil seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur memiliki akses yang sangat terbatas terhadap perpustakaan yang layak. Berdasarkan laporan UNESCO, hanya sekitar 20% perpustakaan di Indonesia yang memiliki koleksi buku yang memadai sesuai dengan standar nasional. Studi yang dilakukan oleh World Bank menunjukkan bahwa kurangnya investasi dalam bahan bacaan berkualitas berdampak langsung pada rendahnya minat baca dan kemampuan literasi di kalangan pelajar Indonesia.

Berita Lainnya

Presiden RI Prabowo Subianto Berpidato Dalam Sidang Paripurna DPR RI

Menteri Agama, Nasruddin Umar Menyampaikan Hasil Sidang Isbat Penetapan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

Tantangan utama dalam meningkatkan literasi adalah alokasi anggaran pemerintah yang kurang memadai untuk sektor ini. Berdasarkan laporan Kementerian Keuangan, dalam APBN 2023, alokasi anggaran untuk pengadaan buku dan literasi hanya sekitar 0,2% dari total anggaran pendidikan, sementara alokasi untuk sektor lain seperti pembangunan infrastruktur jalan dan proyek strategis nasional mencapai lebih dari 10%. Laporan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) juga menyoroti bahwa anggaran pengadaan buku sering kali tersendat karena permasalahan birokrasi dan ketidakefisienan dalam distribusi dana.

Di tengah tantangan literasi yang belum terselesaikan, pemerintah baru-baru ini mengumumkan pemangkasan anggaran pendidikan. Sejumlah anggaran pendidikan turut menjadi sasaran efisiensi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemangkasan ini imbas adanya pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengharuskan efisiensi belanja APBN 2025 senilai Rp306,7 triliun. Pemotongan ini diklaim sebagai bagian dari efisiensi anggaran, namun dikhawatirkan akan semakin memperburuk kondisi pendidikan di Indonesia. Laporan dari beberapa lembaga riset menunjukkan bahwa pemangkasan ini berdampak langsung pada program peningkatan kualitas literasi, termasuk subsidi buku, pengembangan perpustakaan digital, serta pelatihan tenaga pengajar.

Mari kita lihat bagaimana negara-negara dengan peringkat tertinggi dalam PISA, seperti Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan Finlandia, memiliki strategi yang berbeda dalam membangun budaya literasi. Mereka tidak hanya berfokus pada kurikulum berbasis pemahaman kritis tetapi juga memastikan bahwa setiap siswa memiliki akses ke buku dan perpustakaan berkualitas. Negara-negara tersebut mengalokasikan dana besar untuk literasi dan pendidikan berbasis penelitian.

Finlandia, misalnya, menginvestasikan sekitar 2% dari total Produk Domestik Bruto (PDB)-nya untuk pengembangan perpustakaan dan bahan bacaan, serta menerapkan kebijakan wajib membaca di sekolah dengan dukungan fasilitas yang memadai. Di Finlandia, setiap kota wajib memiliki perpustakaan modern yang dapat diakses gratis oleh masyarakat. Sebaliknya, di Indonesia, perpustakaan sekolah sering kali hanya berisi buku-buku lama yang tidak relevan dengan perkembangan zaman, serta minimnya program literasi berbasis teknologi.

Sebagai solusi dari permasalahan ini, pemerintah sebagai pemangku kebijakan perlu mempertimbangkan kembali langkah-langkah strategis untuk meningkatkan tingkat literasi di Indonesia, salah satunya adalah meningkatkan anggaran untuk literasi. Pemerintah perlu mengalokasikan dana lebih besar untuk pengadaan buku berkualitas dan pengembangan perpustakaan, baik di sekolah maupun di ruang publik. Pembangunan dan revitalisasi perpustakaan juga merupakan hal yang perlu diperhatikan. Setiap sekolah harus memiliki perpustakaan dengan koleksi buku yang diperbarui secara berkala.

Selain itu, perlu ada kebijakan insentif bagi pemerintah daerah yang mengembangkan perpustakaan digital. Mengintegrasikan teknologi dalam literasi menjadi hal yang sangat penting di era digital seperti sekarang ini. Program digitalisasi buku dan akses ke perpustakaan daring harus diperluas agar masyarakat lebih mudah mengakses bahan bacaan.

Pemerintah juga diharapkan dapat mendorong program literasi nasional. Pemerintah dan sektor swasta harus bekerja sama dalam mengkampanyekan budaya membaca melalui program nasional. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan pelatihan guru dalam literasi. Guru harus mendapatkan pelatihan tentang cara meningkatkan minat baca siswa dan mengajarkan keterampilan berpikir kritis berdasarkan bahan bacaan yang berkualitas.

Jika Indonesia ingin meningkatkan daya saingnya di tingkat global, pemerintah perlu melakukan reformasi besar dalam kebijakan literasi, dengan mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk pengadaan buku, pengembangan perpustakaan, dan inovasi dalam pendidikan literasi. Dengan langkah-langkah yang tepat, Indonesia dapat keluar dari peringkat terbawah dalam literasi dan menciptakan generasi yang lebih cerdas dan berdaya saing tinggi. (sumber: Kumparan)

Jumlah Pengunjung: 38
Tags: NasionalPendidikan
Admin Warta007

Admin Warta007

Next Post
KLH akan Seret Perusak Lingkungan di Kawasan Puncak ke Meja Hijau

KLH akan Seret Perusak Lingkungan di Kawasan Puncak ke Meja Hijau

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Segera Diadili

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Segera Diadili

Jokowi Bertemu Hashim Djojohadikusumo di Solo

Jokowi Bertemu Hashim Djojohadikusumo di Solo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

No Result
View All Result

Recent News

Susane Febriyati Suryakartalegawa S.H. , Ketua Majelis Adat Sumedang larang Desak Keterbukaan Data Proyek Geotermal Gunung Tampomas

Susane Febriyati Suryakartalegawa S.H. , Ketua Majelis Adat Sumedang larang Desak Keterbukaan Data Proyek Geotermal Gunung Tampomas

June 2, 2026
Dankodiklatad Letjen TNI Mohammad Hasan Turut Menghadiri Pemakaman Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

Dankodiklatad Letjen TNI Mohammad Hasan Turut Menghadiri Pemakaman Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

June 2, 2026
Cegah Tindak Kejahatan, Polsek Kemayoran Gelar Patroli Stasioner

Cegah Tindak Kejahatan, Polsek Kemayoran Gelar Patroli Stasioner

May 31, 2026

Search

No Result
View All Result

Recent News

Susane Febriyati Suryakartalegawa S.H. , Ketua Majelis Adat Sumedang larang Desak Keterbukaan Data Proyek Geotermal Gunung Tampomas

Susane Febriyati Suryakartalegawa S.H. , Ketua Majelis Adat Sumedang larang Desak Keterbukaan Data Proyek Geotermal Gunung Tampomas

June 2, 2026
Dankodiklatad Letjen TNI Mohammad Hasan Turut Menghadiri Pemakaman Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

Dankodiklatad Letjen TNI Mohammad Hasan Turut Menghadiri Pemakaman Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

June 2, 2026
Cegah Tindak Kejahatan, Polsek Kemayoran Gelar Patroli Stasioner

Cegah Tindak Kejahatan, Polsek Kemayoran Gelar Patroli Stasioner

May 31, 2026
Warta Update

© 2026 WartaUpdate - Web Design By D-IT Development.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
    • Otomotif
    • Iklan
    • Kesehatan
  • Peristiwa
  • TNI & Polri
  • Agama
  • Internasional
  • Politik
  • Umum
  • Wisata Religi
  • Pemerintahan

© 2026 WartaUpdate - Web Design By D-IT Development.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?