Subang ,WartaUpdate.id – Beberapa warga Desa tanjung Wangi kecamatan Cijambe kabupaten Subang Sangat meminta dengan kepada pengawas dan panitia pelaksana Pilkades untuk memberikan langkah langkah tegas terhadap para bakal calon kepala Desa Tanjung wangi yang tersandung kasus dugaan korupsi uang negara.
Pasal nya, langkah langkah para wartawan yang telah memberikan permohonan audit terhadap Irda tentu sudah menjadi acuan bahwa dugaan perbuatan korupsi telah memenuhi fakta.
“Iya mas, viral nya informasi dari beberapa Media di Subang dan atas langkah langkah para jurnalis meminta permohonan kepada pihak inspektorat kabupaten Subang untuk melakukan audit atas dugaan uang negara tentu ada dasar kuat” ucap warga.
“Berita terkait dugaan korupsi uang negara sudah bisa menjadi pintu masuk pengawas pemilu dan panitia pelaksana untuk melakukan langkah langkah tegas dan profesional agar para terduga pelaku ini jangan sampai lolos seleksi” Tambah nya.
Para warga yang berhasil di wawancara(Selasa 29-September 2026) di beberapa lokasi desa tanjung wangi hanya mengharap kan pemimpin desa yang kami cintai ini jangan di pimpin oleh yang memiliki mental maling angggaran”
“Desa Tanjung wangi memiliki sumber daya alam yang sangat berpotensi termasuk salah satu nya di bidang peternakan ikan” dan apabila itu di kembangkan tentu lah bisa menopang ekonomi warga,dan atas dasar itu lah kami ingin memiliki pemimpin yang amanah dan tanggung jawab”pungkas nya.
Tentu dari sudut pandang bilamana pemimpin desa ini dipimpin untuk 8tahun ke depan dari pemimpin yang sudah memiliki rekam jejak absolute terhadap uang negara, bagaimana mungkin bisa memajukan Desa kami” tegas nya.
Langkah langkah para jurnalis untuk tindak lanjut laporan.
Menanggapi permintaan warga untuk mengawal proses Pilkades desa Tanjung wangi Kecamatan Cijambe kabupaten Subang kepada Para awak Media,para jurnalis telah melakukan langkah langkah dengan melaporkan salah satu balon kades ke pihak Irda kabupaten Subang.
Para wartawan yang bertugas melakukan laporan tersebut saat ini masih menunggu langkah tegas pihak Irda kabupaten Subang melakukan audit atas dugaan kerugian negara.
Lalu tindak lanjut laporan tersebut tidak akan berhenti sampai di permohonan audit Irda, pihak para Media beserta beberapa lembaga swadaya masyarakat Anti korupsi akan melakukan laporan juga nanti nya kepada pihak institusi Tipikor kabupaten Subang untuk memproses terhadap para terduga pelaku korupsi, walaupun saat ini terdaftar sebagai Balon (bakal calon kepala desa) .
( N / RED )
















