• Latest
  • Trending
Marak Kasus Keracunan MBG , Siswa Jangan Jadi ‘ Kelinci Percobaan ‘ SWAP Minta Dana Di Alihkan Ke Uang Saku 

Marak Kasus Keracunan MBG , Siswa Jangan Jadi ‘ Kelinci Percobaan ‘ SWAP Minta Dana Di Alihkan Ke Uang Saku 

September 24, 2025
AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

August 28, 2026
KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

August 28, 2026
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

August 27, 2026
Kanwil ATR /BPN Jabar Melaksanakan Rapat Konsolidasi Dan Evaluasi Penanganan Sengketa Maupun Konflik Pertanahan  kab/ Kota SeJawa Barat

Kanwil ATR /BPN Jabar Melaksanakan Rapat Konsolidasi Dan Evaluasi Penanganan Sengketa Maupun Konflik Pertanahan kab/ Kota SeJawa Barat

August 23, 2026
Kabupaten Sumenep Di Duga Menjadi Tempat Peredaran Rokok Ilegal , Bea Cukai Dan APH Mandul

Kabupaten Sumenep Di Duga Menjadi Tempat Peredaran Rokok Ilegal , Bea Cukai Dan APH Mandul

August 21, 2026
Direktur Baru PT Migas Utama Jabar Diragukan Kompetensinya

Direktur Baru PT Migas Utama Jabar Diragukan Kompetensinya

August 19, 2026
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026

August 18, 2026
Diduga Polres Kota Bekasi Patut di Curigai Melindungi Pihak Pengembang

Diduga Polres Kota Bekasi Patut di Curigai Melindungi Pihak Pengembang

August 15, 2026
Purwakarta Disorot, Proyek Drainase Rp. 2,9 Miliar Pemasangan U-Ditch Diduga Asal Jadi Dan Tak Sesuai Standar

Purwakarta Disorot, Proyek Drainase Rp. 2,9 Miliar Pemasangan U-Ditch Diduga Asal Jadi Dan Tak Sesuai Standar

August 14, 2026
Kabel Internet Diduga Menjamur di Bojong, Wanayasa dan Kiarapedes, Dinas Terkait Diminta Tindak Lanjut

Kabel Internet Diduga Menjamur di Bojong, Wanayasa dan Kiarapedes, Dinas Terkait Diminta Tindak Lanjut

August 14, 2026
HUT ke-81 RI, DPRD Purwakarta Gelar Rapat Paripurna Istimewa, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

HUT ke-81 RI, DPRD Purwakarta Gelar Rapat Paripurna Istimewa, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

August 14, 2026
Peresmian Sarana Air Bersih Kodim 0616/ INDRAMAYU

Peresmian Sarana Air Bersih Kodim 0616/ INDRAMAYU

August 13, 2026
Retail
Wednesday, September 2, 2026
  • Home
    • Home – Layout 1
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
    • Otomotif
    • Iklan
    • Kesehatan
  • Peristiwa
  • TNI & Polri
  • Agama
  • Internasional
  • Politik
  • Umum
  • Wisata Religi
  • Pemerintahan
No Result
View All Result
Warta Update
No Result
View All Result
Home Daerah

Marak Kasus Keracunan MBG , Siswa Jangan Jadi ‘ Kelinci Percobaan ‘ SWAP Minta Dana Di Alihkan Ke Uang Saku 

Berita Warta by Berita Warta
September 24, 2025
in Daerah, Peristiwa
0
Marak Kasus Keracunan MBG , Siswa Jangan Jadi ‘ Kelinci Percobaan ‘ SWAP Minta Dana Di Alihkan Ke Uang Saku 
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tasikmalaya, WartaUpdate.id –  Makan Bergizi Gratis ( MBG ) Yang digulirkan pemerintah pusat dan daerah kembali menuai kritik.

Ketua umum Solidaritas Warga Pribumi ( SWAP ) Tasikmalaya, Adang Isu menilai program yang semula digadang gadang mampu meningkatkan kwalitas gizi siswa justru menimbulkan persoalan serius.

Berita Lainnya

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

Ia menyoroti rentetan Kasus Keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar di berbagai kabupaten di Jawa Barat termasuk Garut dan Tasikmalaya.

Menurut Adang Isu. Kasus yang terjadi berulang kali itu menjadi sinyal bahaya dijadikan ” Kelinci Percobaan” dari program yang penerapannya belum matang.

Kalau sudah terjadi berulang, jangan sampai kota Tasikmalaya ikut menjadi korban berikutnya. Ini harus dihentikan sebelum terlambat, ujarnya Selasa (23/9/2025).

Adang Isu juga mengkritik lemahnya pengawasan teknis dalam penyelenggaraan program MBG.

Menurutnya, tim kesehatan yang bertugas mengawasi standar gizi dan keamanan makanan sebagian besar masih berusia muda dan minim pengalaman di lapangan.

Kalau yang menangani masih anak anak muda tanpa pengalaman panjang. Wajar kalo pengawasan sering bocor . Urusan kesehatan ribuan siswa tidak bisa dijadikan ajang belajar ” katanya

Lebih jauh , Adang Isu menyoroti dugaan adanya kepentingan tertentu di balik pelaksanaan MBG ,

Ia mengaku memproleh informasi bahwa terdapat sekitar 21 dapur Katering yang menjadi pemasok Utama makanan program tersebut.

Dari jumlah itu, sebagian besar diduga di kuasai oleh pihak yang memiliki hubungan dekat dengan dinas terkait.

” Kalo bener ada orang dinas yang menguasai 21 dapur, jelas ada konflik kepentingan. Program ini seharusnya bersih, transparan , dan melibatkan pihak independen , bukan malah jadi ladang bisnis, tegasnya .

Ia pun mengingatkan, indikasi konflik kepentingan tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Menurutnya, jika tidak segera diatasi program yang mestinya berpihak pada siswa bisa terjebak dalam praktik dalam penyalahgunaan kewenangan dan bahkan berpotensi dipolitisasi.

Jangan sampai program penting ini dipakai untuk kepentingan politik ataw jadi lahan proyek segelintir orang. Kepentingan anak anak harus diutamakan, “ujarnya

Berdasarkan sejumlah persoalan itu, Swap Tasikmalaya mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh.

Adang Isu bahkan mengusulkan agar program MBG dihentikan sementara dan dialihkan ke bentuk bantuan uang saku bagi siswa.

Skema tersebut, menurutnya lebih fleksibel efektif serta bisa meminimalisir resiko keracunan massal akibat Makana yang diproduksi secara serentak dalam jumlah besar.

Kalau niatnya menyehatkan anak,masih banyak cara lain, Uang saku lebih fleksibel, anak bisa membeli sesuai kebutuhan, orang tuapun lebih tenang. Jangn sampai program yang katanya untuk menyehatkan malah menyengsarakan . ” Ungkapnya.

Adang Isu menilai uang saku sebesar Rp 10 ribu hingga 15 ribu per hari sudah cukup untuk membantu siswa membeli makanan yang layak dan sesuai selera .

Desakan ini menambah panjang daftar kritik terhadap program MBG . Kasus Keracunan berulang yang terjadi di sejumlah wilayah menimbulkan pertanyaan besar soal sistem pengawasan, mekanisme pengelolaan anggaran , hingga integritas pihak pihak yang terlibat.

Banyak kalangan menilai bahwa tanpa perbaikan menyeluruh, program MBG justru lebih banyak menimbulkan resiko daripada manfaat.

Dengan suara lantang, Adang Isu menutup pernyataan nyadengan harapan agar pemerintah benar benar mendengar keresahan masyarakat.

Kalau bicara masa depan bangsa, kesehatan anak anak adalah kunci. Jangan main main dengan nyawa siswa hanya demi menjalankan program yang masih penuh celah . ” Pungkasnya.

( Rita )

Jumlah Pengunjung: 156
Berita Warta

Berita Warta

Next Post
Maraknya kasus keracunan MBG , Ketua tTrinusa Minta Pengawasan Dan Pengendalian Lebih Di tingkatkan Dan Di Perketat 

Maraknya kasus keracunan MBG , Ketua tTrinusa Minta Pengawasan Dan Pengendalian Lebih Di tingkatkan Dan Di Perketat 

Warga Kota Bandung Merayakan Hari Jadi Kota Bandung Ke – 215 , Perayaan Musik Dan Aksi Sosial Di Gelar

Warga Kota Bandung Merayakan Hari Jadi Kota Bandung Ke - 215 , Perayaan Musik Dan Aksi Sosial Di Gelar

Melalui Program Ketahanan Pangan Polda Jabar Komitmen Dukung Lewat Panen Raya Serentak

Melalui Program Ketahanan Pangan Polda Jabar Komitmen Dukung Lewat Panen Raya Serentak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

No Result
View All Result

Recent News

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

August 28, 2026
KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

August 28, 2026
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

August 27, 2026

Search

No Result
View All Result

Recent News

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

August 28, 2026
KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

August 28, 2026
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

August 27, 2026
Warta Update

© 2026 WartaUpdate - Web Design By D-IT Development.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
    • Otomotif
    • Iklan
    • Kesehatan
  • Peristiwa
  • TNI & Polri
  • Agama
  • Internasional
  • Politik
  • Umum
  • Wisata Religi
  • Pemerintahan

© 2026 WartaUpdate - Web Design By D-IT Development.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?