• Latest
  • Trending
Pakar ITB Angkat Bicara Soal Penyebab Longsor di Cisarua Bandung Barat

Pakar ITB Angkat Bicara Soal Penyebab Longsor di Cisarua Bandung Barat

January 28, 2026
AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

August 28, 2026
KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

August 28, 2026
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

August 27, 2026
Kanwil ATR /BPN Jabar Melaksanakan Rapat Konsolidasi Dan Evaluasi Penanganan Sengketa Maupun Konflik Pertanahan  kab/ Kota SeJawa Barat

Kanwil ATR /BPN Jabar Melaksanakan Rapat Konsolidasi Dan Evaluasi Penanganan Sengketa Maupun Konflik Pertanahan kab/ Kota SeJawa Barat

August 23, 2026
Kabupaten Sumenep Di Duga Menjadi Tempat Peredaran Rokok Ilegal , Bea Cukai Dan APH Mandul

Kabupaten Sumenep Di Duga Menjadi Tempat Peredaran Rokok Ilegal , Bea Cukai Dan APH Mandul

August 21, 2026
Direktur Baru PT Migas Utama Jabar Diragukan Kompetensinya

Direktur Baru PT Migas Utama Jabar Diragukan Kompetensinya

August 19, 2026
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026

August 18, 2026
Diduga Polres Kota Bekasi Patut di Curigai Melindungi Pihak Pengembang

Diduga Polres Kota Bekasi Patut di Curigai Melindungi Pihak Pengembang

August 15, 2026
Purwakarta Disorot, Proyek Drainase Rp. 2,9 Miliar Pemasangan U-Ditch Diduga Asal Jadi Dan Tak Sesuai Standar

Purwakarta Disorot, Proyek Drainase Rp. 2,9 Miliar Pemasangan U-Ditch Diduga Asal Jadi Dan Tak Sesuai Standar

August 14, 2026
Kabel Internet Diduga Menjamur di Bojong, Wanayasa dan Kiarapedes, Dinas Terkait Diminta Tindak Lanjut

Kabel Internet Diduga Menjamur di Bojong, Wanayasa dan Kiarapedes, Dinas Terkait Diminta Tindak Lanjut

August 14, 2026
HUT ke-81 RI, DPRD Purwakarta Gelar Rapat Paripurna Istimewa, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

HUT ke-81 RI, DPRD Purwakarta Gelar Rapat Paripurna Istimewa, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

August 14, 2026
Peresmian Sarana Air Bersih Kodim 0616/ INDRAMAYU

Peresmian Sarana Air Bersih Kodim 0616/ INDRAMAYU

August 13, 2026
Retail
Wednesday, September 2, 2026
  • Home
    • Home – Layout 1
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
    • Otomotif
    • Iklan
    • Kesehatan
  • Peristiwa
  • TNI & Polri
  • Agama
  • Internasional
  • Politik
  • Umum
  • Wisata Religi
  • Pemerintahan
No Result
View All Result
Warta Update
No Result
View All Result
Home Nasional

Pakar ITB Angkat Bicara Soal Penyebab Longsor di Cisarua Bandung Barat

Pakar ITB Imam Achmad membeberkan penyebab longsor bukan karena alih fungsi lahan

Berita Warta by Berita Warta
January 28, 2026
in Nasional, Peristiwa
0
Pakar ITB Angkat Bicara Soal Penyebab Longsor di Cisarua Bandung Barat
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta ,WartaUpdate.id – Pakar Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) Imam Achmad Sadisun menilai longsor yang menerjang di Cisarua dan Lembang, Bandung Barat, bukan bencana biasa biasa, melainkan dipicu jebolnya bendungan alami di hulu sungai yang berpotensi terulang kembali.

Imam menjelaskan bahwa peristiwa yang menerjang Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, serta Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Sabtu (24/1) dini hari tersebut, merupakan mekanisme aliran lumpur (mudflow) yang jauh lebih destruktif daripada pergerakan tanah lokal.

Berita Lainnya

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026

4 Tersangka Di Tahan KPK Kasus Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB Sebesar Rp.223,6 Miliar

“Rumah-rumah warga sebenarnya tidak longsor pada lereng-lereng tempat mereka berdiri, tetapi terdampak material longsoran yang dikirim dari hulu melalui alur sungai,” ujar Imam di Bandung, Minggu (25/1/2026). Dikutip dari Antara.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa penyebab utama kejadian tersebut adalah terbentuknya sumbatan atau landslide dam di hulu lereng selatan Gunung Burangrang.

Di mana material longsor menutup alur sungai, menahan volume air hingga jenuh, lalu jebol seketika membawa muatan lumpur, pasir, hingga bongkah batu dengan kecepatan tinggi.

Bukan Alih Fungsi Lahan

Berbeda dengan narasi umum yang hanya menyalahkan alih fungsi lahan, Imam menekankan adanya interaksi faktor alamiah vulkanik tua yang memiliki lapisan pelapukan tebal. Dan saat hujan berdurasi panjang menjenuhkan pori-pori tanah, kekuatan geser lereng menurun drastis hingga materialnya meluncur menutup aliran sungai di hulu.

Imam memperingatkan bahwa ancaman belum berakhir. Karena tim ahli masih menemukan indikasi adanya sumbatan-sumbatan serupa di bagian hulu sungai.

Jika hujan intensitas tinggi kembali mengguyur, akumulasi air di balik sumbatan tersebut berisiko jebol kembali dan mengirimkan kiriman lumpur ke hilir.

Pantau Debit Air

Imam mengungkapkan salah satu informasi yang paling dicari, namun jarang diketahui publik adalah tanda visual sebelum bencana terjadi. Karenanya, Imam meminta warga di sepanjang bantaran sungai untuk memantau debit air saat hujan.

“Jika sungai yang biasanya mengalir tiba-tiba surut atau menghilang saat hujan lebat, masyarakat harus waspada. Itu menandakan adanya pembendungan di hulu. Segera menjauh dari alur sungai karena air bisa datang tiba-tiba dalam bentuk aliran lumpur,” ujarnya.

Imam menekankan bahwa tinggal di sempadan sungai memiliki risiko tinggi terkena aliran debris (debris flow), sehingga mitigasi ke depan tidak boleh hanya fokus pada penghijauan, tetapi harus menyentuh ranah struktural seperti pembangunan debris flow barrier (penghalang aliran) dan sistem pemantauan jalur aliran (flow track) menggunakan geofon atau sensor getaran.

“Yang paling merusak itu bukan airnya, tetapi material sedimen yang terbawa aliran. Karena itu, sistem mitigasi perlu difokuskan pada pengendalian sedimennya,” pungkas Imam.

( Red )

Jumlah Pengunjung: 30
Berita Warta

Berita Warta

Next Post
Dewan MUI Propinsi Jawa Barat Dikukuhkan Masa Khidmat 2025 – 2030

Dewan MUI Propinsi Jawa Barat Dikukuhkan Masa Khidmat 2025 - 2030

Update Tragedi Longsor Pasirlangu: 43 Jenazah Dievakuasi, Tim SAR Terus Berjuang di Hari Keempat

Update Tragedi Longsor Pasirlangu: 43 Jenazah Dievakuasi, Tim SAR Terus Berjuang di Hari Keempat

Kejagung Amankan Kajari Magetan dan Padang Lawas Terkait Indikasi Pelanggaran, Bukti Zero Tolerance

Kejagung Amankan Kajari Magetan dan Padang Lawas Terkait Indikasi Pelanggaran, Bukti Zero Tolerance

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

No Result
View All Result

Recent News

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

August 28, 2026
KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

August 28, 2026
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

August 27, 2026

Search

No Result
View All Result

Recent News

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

AWP (Aliansi wartawan Pantura) Mulai Menunjukkan Jati Diri, Pasca Penandatanganan Perubahan Kepengurusan 

August 28, 2026
KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

KPK Bawa Dua Koper Diduga Bukti Korupsi Disdik Kabupaten Bogor

August 28, 2026
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

August 27, 2026
Warta Update

© 2026 WartaUpdate - Web Design By D-IT Development.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
    • Otomotif
    • Iklan
    • Kesehatan
  • Peristiwa
  • TNI & Polri
  • Agama
  • Internasional
  • Politik
  • Umum
  • Wisata Religi
  • Pemerintahan

© 2026 WartaUpdate - Web Design By D-IT Development.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?